Di sebuah perakampungan yang terkenal dengan nama karangdawa tinggalah seorang pelajar yang duduk di bangku SMA kelas duabelas . Ia tinggal bersama keluarganya yang harmonis . Ia sangat beruntung memiliki keluarga yang sayang kepadanya . Sejak kecil si pelajar sangat penurut . Ia dikenal anak yang pandai di mata masyarakat , begitu jg dengan kedua kakaknya . Namun entah apa yang ada d pikirannya , semuanya berubah drastis semenjak kepergian ayahnya tepatnya ketika ia masih duduk d bangku SMP kelas delapan . Anak yang dulu penurut menjadi berontak . Ia sangat terpukul karna ia berfikir belum bisa membahagiakanya . Baginya , Ayahnya adalah sosok seorang guru yang selalu mengajarkan arti kehidupan .
Selama beberapa tahun setelah kepergian Ayahnya , Ia bergaul di luar sebagaimana seorang pelajar . Tiada CINTA dan DAMAI dalam hatinya . Ia tidak ingin di takuti namun di segani . Namun ketika ia duduk di bangku SMA kelas duabelas , nampaknya CINTA dan DAMAI mulai singgah di hatinya . Si pelajar jatuh hati kepada seorang gadis . Si gadis membuat hatinya damai . Suatu ketika mendengarkan curhat si pelajar , Si gadis memberikan semangat kepadanya hari demi hari . Kata-kata si gadis sangat menyejukan hatinya . Dan akhirnya sedikit demi sedikit ia pun berusaha berubah demi kebaikan dirinya sendiri sekaligus ingin mnjadi yang terbaik bagi si gadis itu .